Halaman

Tampilkan postingan dengan label potensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label potensi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2013

Potensi desa Jiwabaru

A. Potensi Umum


Potensi Umum yang terdapat di desa Jiwa Baru meliputi : batas, jarak, luas dan kondisi tanah.

  1. Batas desa. Batas desa Jiwa Baru : sebelah Utara berbatasan dengan desa Gunung Raja, sebelah Selatan berbatasan dengan desa Pagar Gunung, sebelah Timur berbatasan dengan desa Kuang Dalam dan sebelah Barat berbatasan dengan desa Suka Merindu.
  2. Jarak desa. Jarak desa Jiwa Baru desa Beringin (ibukota kecamatan) 18,3 kilo meter, dengan waktu tempuh 27 menit dengan kendaraan bermotor, jarak dengan kota Muara Enim (ibukota kabupaten) 117 kilo meter, dengan waktu tempuh 1 jam 57 menit dengan kendaraan bermotor, jarak dengan kota Palembang (ibukota provinsi) 105 kilo meter, dengan waktu tempuh 2 jam 19 menit dengan kendaraan bermotor.
  3. Luas desa. Luas wilayahnya desa Jiwa Baru … hektar, dengan rincian untuk pemukiman penduduk … hektar, untuk perkebunan … hektar, untuk persawahan … hektar dan sisanya untuk lain-lain.
  4. Kondisi Tanah. Desa Jiwa Baru memiliki tanah yang subur dan daratan rendah yang potensial untuk dikembangkan. Dengan keberadaan tanah yang subur tersebut ditambah dengan ditumbuhi rumput yang hijau maka cocok untuk lahan perkebunan Kelapa Sawit dan perkebunan Karet, begitu juga dengan jenis tanaman lain, seperti Nenas, Kacang-kacangan, dan sayur-sayuran lainnya. Luas keseluruhan tanah yang terdapat di desa Jiwa Baru adalah … hektar. Dengan rincian luas tanah menurut pemanfaatannya : Tanah Fasilitas Umum ... hektar, Tanah Perkebunan … hektar, Tanah Peladangan … hektar, Tanah Sawah … hektar, Tanah Rawa … hektar, Tanah Hutan … hektar

B. Potensi Sumber Daya Air


Potensi Sumber Daya Air yang terdapat di desa Jiwa Baru meliputi : sungai, danau dan rawa
  1. Sungai. Untuk potensi sungai di desa Jiwa Baru terdapat sebuah sungai dengan kategori sungai sedang, memiliki air yang agak jernih, bebas pencemaran, dan berarus tenang. Sungai yang dimaksud adalah Sungai Lubai, sungai ini mengaliri desa-desa tua di Lubai, berawal dari sumber air di dekat desa Simpang Meo, Tanjung Agung, Muara Enim berakhir muaranya di sungai Rambang di dekat desa Lubuk Keliat, Rambang Kuang, Ogan Ilir. Selain sungai Lubai di desa Jiwa Baru, terdapat juga kecil yaitu : Sungai Mahang, Sungai Gambir, Sungai Pegang, Sungai Pematang, Sungai Puhun, Sungai Sehokdian, Sungai Sepape, Sungai Sabut. Berkaitan dengan potensi sungai, maka masyarakat di desa Jiwa Baru, dapat memanfaatkan sungai untuk dijadikan tempat wisata/istirahat sekaligus sebagai tempat mencari protein hewani bagi penduduk desa Jiwa Baru dengan memancing ikan, dan pembuatan kerambah disepanjang bantaran Sungai Lubai, sehinga potensi sungai dapat dioptimalkan menjadi sumber peningkatan perekomian masyarakat sektor perikan seperti : ikan Gabus, ikan Baung, ikan Toman, ikan Bujok, ikan Lampam, ikan Kepatung, ikan Kepipel, ikan Kepah.
  2. Danau. Untuk potensi danau di desa Jiwa Baru terdapat beberapa danau yaitu : danau Jambu Humbai, danau Petedoh, danau Lubai Mati, danau Kuali Gane, danau Hiu-hiu, danau Katung, danau Kemuton, danau Tehap. Dari beberapa danau tersebut ada sebuah danau yang potensial dikembangkan sebagai obyek wisata yaitu Danau Jambu Humbai terletak di dekat Jiwa Baru, memiliki daya tarik yang besar bagi para wisatawan yang hobi memancing. Berkaitan dengan potensi danau, maka masyarakat di desa Jiwa Baru, dapat memanfaatkan danau untuk sektor perikanan dan pariwisata.
  3. Rawa. Untuk potensi rawa di desa Jiwa Baru terdapat rawa didekat sungai Puhun dan sungai Pegang, yang belum dimanfaatkan oleh penduduk setempat. Berkaitan dengan potensi rawa, maka masyarakat di desa Jiwa Baru, dapat memanfaatkan rawa untuk sektor perikanan darat, lahan tanaman sayuran seperti : Bayam, Kangkung dan dijadikan tanah persawahan.
C. Potensi Sumber Daya Manusia

Potensi Sumber Daya Manusia yang terdapat di desa Jiwa Baru meliputi : penduduk, mata pencaharian.

  1. Penduduk.  Penduduk memiliki pengaruh yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan pembangunan, sehingga penduduk merupakan sumber daya sebagai salah satu faktor penentu pembangunan, berhasil tidaknya pembangunan tersebut tergantung dari kwalitas sumber daya manusia masing-masing desa. Maslah Penduduk perlu mendapat penanganan yang serius sehingga mobilitas penduduk dapat diketahui secara akurat. Sehingga beban desa penampung jumlah penduduk dapat dikendalikan sesuai dengan daya dukung alam yang tersedia. Desa Jiwa Baru memiliki penduduk berjiunlah 1.481 jiwa, dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 399 KK. Jumlah penduduk laki-laki 781 jiwa (52,74 %), dan jumlah perempuan 700 jiwa (47,26 %). Jika dilihat dari umur penduduk maka secara keseluruhan berada pada usia yang produktif atau potensial, yakni berumur berkisar antar 16-20 tahun sampai 61-65 tahun.
  2. Mata Pencaharian. Jika dilihat dari mata pencaharian penduduk maka bersesuaian dengan kondisi alam Desa Jiwa Baru sebagai daerah pertanian, mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani Karet. Adapun mata pencaharian lainnya : pegawai negeri dan swasta. Suku Melayu Palembang mempakan suku mayoritas di Desa Jiwa Baru (85 %), sisanya terdiri dari penduduk bersuku minang, jawa dan bali, dengan agama mayoritas penduduk islam.

D. Potensi Adat dan Tradisi

Potensi Adat dan Tradisi yang terdapat di desa Jiwa Baru meliputi : jujur, gambek ahi, ngumpulkan sanak, ngarak pengantin, lelang ongkol, bahasa
  1. Jujur (Patrilineal). Masyarakat desa Jiwa Baru, merupakan desa yang masih kental terhadap adat dan tradisi lama dimana masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, toleransi antar warga masyarakat, serta adat istiadat yang lama dan bahasa yang digunakan. Berkaitan dengan potensi Adat perkawinan, maka masyarakat di desa Jiwa Baru, menggunakan sistem perkawinan isteri mengikuti kediaman suami.
  2. Ngambek Ahian. Masyarakat desa Jiwa Baru, merupakan desa yang masih kental terhadap adat dan tradisi lama dimana masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, toleransi antar warga masyarakat, serta adat istiadat yang lama dan bahasa yang digunakan. Berkaitan dengan potensi ngambek ahian, maka masyarakat di desa Jiwa Baru, mengadakan gotong royong. Ngambek akhi dalam bahasa Lubai, mempunyai makna mengambil hari suatu kegiatan memberikan tenaga bantuan kepada pihak lain agar dihari yang lain orang yang kita bantu tadi akan memberikan tenaga bantuan kepada pihak kita kembali. Pelaksanaan ngambek akhi biasanya dilaksana pada saat kegiatan musim nugal, yaitu acara menanam padi di ladang dalam bahasa Lubai "ume". 
  3. Ngumpulkan sanak. Masyarakat desa Jiwa Baru, merupakan desa yang masih kental terhadap adat dan tradisi lama dimana masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, toleransi antar warga masyarakat, serta adat istiadat yang lama dan bahasa yang digunakan. Berkaitan dengan potensi ngumpul sanak, maka masyarakat di desa Jiwa Baru, mengadakan mengumpulkan keluarga dalam rangka menghimpun dana dari sanak keluarga, untuk mensukseskan acara resepsi pernikahan putera-puterinya.
  4. Ngarak pengantin. Masyarakat desa Jiwa Baru, merupakan desa yang masih kental terhadap adat dan tradisi lama dimana masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, toleransi antar warga masyarakat, serta adat istiadat yang lama dan bahasa yang digunakan. Berkaitan dengan potensi Ngarak pengantin, maka masyarakat di desa Jiwa Baru, mengadakan acara adat mengiringi kedua mempelai menuju tempat duduk pelaminan. Biasanya acara ini dilaksanakan dengan seni Terbangan.
  5. Lelang Ongkol. Masyarakat desa Jiwa Baru, merupakan desa yang masih kental terhadap adat dan tradisi lama dimana masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, toleransi antar warga masyarakat, serta adat istiadat yang lama dan bahasa yang digunakan. Berkaitan dengan potensi Lelang ongkol, maka masyarakat di desa Jiwa Baru, mengadakan suatu tradisi yaitu melelang kue Engkak Ketan atau Ayam Bakar seekor utuh setiap pelaksanaan resepsi pernikahan. Panitian menawarkan kue Engkak Ketan atau Ayam bakar kepada hadirian, siapa yang berani menawar lebih tinggi biasanye dialah yang mendapatkan lelalang itu. Hasil dari pelelangan ini uang yang didapatkan langsung di umumkan pada acara resepsi perniakahan, jumlah dana yang terkumpul bisa mencapai sebesar Rp. 50.000.000,-
  6. Bahasa. Masyarakat desa Jiwa Baru, merupakan desa yang masih kental terhadap adat dan tradisi lama dimana masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, toleransi antar warga masyarakat, serta adat istiadat yang lama dan bahasa yang digunakan. Berkaitan dengan potensi Bahasa, maka masyarakat di Jiwa Baru, dalam berkomuniskasi menggunakan bahasa Lubai. Bahasa Lubai, hampir sama dengan Bahasa Rambang, Bahasa Lematang, Bahasa Lahat, Bahasa Ogan. 
Demikian kajian potensi desa Jiwa Baru, semoga bermanfaat bagi kita semua dan kepada para pengunjung yang memiliki data akurat tentang potensi desa Jiwa Baru, kami harapan sudi kiranya memperbaiki tulisan ini.

Minggu, 17 November 2013

Potensi Kuripan Selatan


Sejarah Desa 
Desa Kuripan Selatan dalam “bahasa Rambang disebut Duson Keidopan Selatan, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan desa pemekaran dari desa Kuripan, kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim. Pembentukan desa ini berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Muara Enim, nomor 7 tahun 2010, tanggal 15 Juni 2010. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) Rambang

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah : Sebelah Utara berbatas dengan desa Kuripan, Sebelah Selatan berbatas dengan desa Muara Niru, Sebelah Timur berbatas dengan desa Kahuripan Baru, Sebelah Barat berbatas dengan desa Banuayu
Luas Wilayah : lebih kurang 271 Ha (Dua ratus tujuh puluh satu hektare)
Jarak Desa : berjarak sekitar 129 kilometer dari Muara Enim (kibukota kabupaten), sekitar 32 kilometer dari Kota Prabumulih
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Kuripan Selatan adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Kuripan Selatan yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa

Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Sugih Waras Barat


Sejarah Desa 
Desa Sugih Waras Barat dalam “bahasa Rambang disebut Duson Sugeh Waras Barat, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan desa pemekaran dari desa Sugih Waras, kecamatan Rambang, kabupaten Muara Enim. Pembentukan desa ini berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Muara Enim, nomor 7 tahun 2010, tanggal 15 Juni 2010. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) Rambang

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah : Sebelah Utara berbatas dengan desa Sugih Waras/Sungai Rambang, Sebelah Selatan berbatas dengan desa Pagar Agung/desa Marga Mulya, Sebelah Timur berbatas dengan desa Sugih Waras/jalan PPKR, Sebelah Barat berbatas dengan desa Sumber Rahayu/Sungai Itam
Luas Wilayah : lebih kurang 1.428 Ha (Seribu empat ratus dua puluh delapan hektare)
Jarak Desa : berjarak sekitar 129 kilometer dari Muara Enim (kibukota kabupaten), sekitar 32 kilometer dari Kota Prabumulih
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Sugih Waras Barat adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Sugih Waras Barat yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa

Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Sabtu, 16 November 2013

Potensi Tanjung Menang


Sejarah Desa 
Desa Tanjung Menang dalam “bahasa Rambang disebut Duson Tanjung Menang, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Tanjung Menang adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Tanjung Menang yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa

Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Suban Jeriji


Sejarah Desa 
Desa Suban Jeirji dalam “bahasa Rambang disebut Duson Suban Jeriji, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjuan  Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Suban Jeriji adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Suban Jeriji yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa





Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Siku


Sejarah Desa 
Desa Siku dalam “bahasa Rambang disebut Duson Siku, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Siku adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Siku yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa

Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Pangkalan Babat


Sejarah Desa 
Desa Pangkalan Babat dalam “bahasa Rambang disebut Duson Pangkalan Babat, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Pangkalan Babat adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Pangkalan Babat yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa
Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Muara Niru


Sejarah Desa 
Desa Muara Niru dalam “bahasa Rambang disebut Duson Muare Niru, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....
Cerita dikit tentang muara niru, yaitu sebuah desa atau duson yang ada di tepi sungai lematang, muara enim. Tepatnya di kecamatan Rambang Dangku. Dinamakan Muara Niru adalah karena desa ini berada di muara (atau sebutan orang melayu belahan utara ialah Kuala) dari sungai Niru, yang merupakan anak sungai Lematang.
Tak ada orang yang asli keturunan muara niru, karena desa ini bukanlah kampong lama yang sudah ada sejak zaman bahi (bari=baghi=bahari=lame nian=tua). Kampong ini dibentuk oleh orang-orang rantauan yang singgah menyeberangi sungai lematang. Karena ia terletak di muara sungai, sangatlah beralasan jikalau dari sekelompok perantau itu menetap dan mendirikan sebuah perkampungan. Kendati demikian masyarakat Muara Niru menganggap mereka merupakan bagian dari rumpun Dangku, yaitu satu suku yang mendiami sepanjang tepian lematang bahagian ilir.
Dangku adalah satu dari sekian banyak puak melayu di belahan selatan (batanghari sembilan). Selain perantau dari rumpun Dangku yaitu Kuripan (Kahuripan), Banu Ayu, Dangku, Pangkalan Babat dan sebagainya, masyarakat Muara Niru juga terdiri dari pendatang “negeri-negeri lain” baik Rumpun Melayu maupun non Melayu, dari rumpun melayu seperti daerah Rambang, Enim, Ujan mas yang masih termasuk puak melayu di Kab. Muara Enim, juga dari banyak daerah dalam lingkaran Batanghari Sembilan (Sumsel), ada pula yang non melayu yaitu bangsa jawa, yang di Muara Niru sekarang membentuk komunitas sendiri dalam “state” Talang Jawa, yaitu bagian kecil dari desa yang penduduknya semua keturunan orang jawa.
Kini Desa Muara Niru menempati posisi yang sangat strategis, yaitu sebagai pintu masuk dan keluar dari/ke kawasan Dangku yang ada di Seberang Lematang (Kuripan, Banu Ayu, Dangku). Masyarakat luar yang akan ke daerah tersebut mesti naik “Perahu Ketek” dari dermaga Muara Niru jika ingin menyeberang, begitu pun sebaliknya jika masyarakat dangku yang ingin keluar (umumnya berjualan) baik di kalangan desa (pasar kejut/harian) Muara Niru (kalangan hari Senin dan Kamis) maupun di pasar tradisional yang ada di daerah Rambang (Tebat Agung=Simpang Niru) Sumber info : rahmanesia

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Muara Niru adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Muara Niru yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa
Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Muara Emberung


Sejarah Desa 
Desa Muara Emberung dalam “bahasa Rambang disebut Duson Muare Emberong, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....
Mayoritas penduduk desa ini 50 % suku jawa, 40 % merupakan suku asli rambang dan sisanya 10 % adalah perantau dari berbagai macam suku. Desa Muara Emburung merupakan desa yang baru saja maju dibidang pertanian. desa ini terletak di Kecamatan rambang dangku Kabupaten Muara Enim Sumatra selatan. Terletak +- 140 km dari pusat kota sumatra selatan Palembang. Desa ini sudah hampir makmur melihat dari segi kehidupan masyarakat jauh lebih baik dari desa-desa yang berada di wilayah Rambang Dangku, menuju desa Mandiri...

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Muara Emberung adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Muara Emberung yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa

Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Manunggal Makmur


Sejarah Desa 
Desa Manunggal Makmur dalam “bahasa Rambang disebut Duson Betunggal Makmor, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Manunggal Makmur adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Manunggal Makmur yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa

Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Manunggal Jaya


Sejarah Desa 
Desa Manunggal Jaya dalam “bahasa Rambang disebut Duson Betunggal Jaye, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tnjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Manunggal Jaya adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Manunggal Jaya yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa

Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Lubuk Raman


Sejarah Desa 
Desa Lubuk Raman dalam “bahasa Rambang disebut Duson Lubok Raman, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan Lintas Sumatera dari Muara Enim ke Prabumulih. , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini .... Desa ini termasuk dalam marga Rambang Niru ( yang termasuk juga Tebat Agung, Kasih Dewa, Jemenang dan desa-desa lain disekitarnya ). Dari segi linguistik, bahasa Lubuk Raman relatif sama dengan bahasa yang digunakan marga Rambang lainnya, tetapi setiap desa mempunyai perbedaan sendiri-sendiri, baik itu dari logat ataupun penekanan pada kata tertentu ( orang rambang bisa membedakan asal desa seseorang dari logatnya meskipun terdengar persis sama)

Data Desa
Jumlah Penduduk : 3.600 Jiwa (tahun 2006)
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Jarak desa Lubuk Raman 18 Km dari kota Prabumulih, 66 Km dari Muara Enim ( ibukota kabupaten ) dan 110 Km dari kota Palembang (ibukota provinsi)
Luas Wilayah : desa ini sekitar 25,5 Km2 ( data Pemkab Muara Enim ). Desa ini dikelilingi dan dibelah oleh sungai-sungai kecil ( ayek buloh, batangahi limau, batangahi bernai, dan sungai-sungai kecil lain ). 
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Lubuk Raman adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Lubuk Raman yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa
Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya. Berbagai blog tentang desa ini dapat anda kunjungi, namun data tentang potensi desa Lubuk Raman kurang lengkap... Silakan berkunjung ke : peta, Lubrex, lubukraman

Potensi Air Cekdam


Sejarah Desa 
Desa Air Cekdam dalam “bahasa Rambang disebut Duson Ayek Cekdam, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Air Cekdam adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Air Cekdam yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa
Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Potensi Kuripan


Sejarah Desa 
Desa Kuripan dalam “bahasa Rambang disebut Duson Kurepan, adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Rambang Dangku, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan. Desa ini merupakan pusat pemerintahan kecamatan Rambang. Terletak di Jalan ..... , antara desa ... dan .... Desa ini ditepian Daerah Aliran Sungai (DAS) .... Berdasarkan bukti-bukti yang ada berupa rumah-rumah penduduk, penulis memperkirakan desa ini ....

Data Desa
Jumlah Penduduk : ....... Jiwa
Jumlah Laki-laki : ....... Jiwa
Jumlah Perempuan : ....... Jiwa
Jumlah KK : ...... KK
Jumlah RTM/KK Miskin : ...... KK Miskin

Tingkat Pendidikan
SD : ..... Orang
SMP/Sederajat : ..... Orang
SMA/Sederajat : .... Orang
Diploma/Sederajat : .... Orang
Sarjana : .... Orang

Mata Pencaharian
Petani : .... Orang
Pedagang : .... Orang
PNS : .... Orang
Polisi/ABRI : ... Orang
Jasa lainnya : ... Orang

Sarana dan Prasarana
Gedung TK : 1 Buah
Sekolah Dasar : 1 Buah
SMP Negeri : 1 Buah
SMA Negeri : .. Buah
Gedung Serba Guna : Buah
Pustu : Buah
Polindes/Poskesdes : Buah
Kantor Desa/Dusun : 1 Buah
Pasar Desa :1 Buah
Masjid : 2 Buah
Jalan Desa : Km

Wilayah Desa
Berapa Dusun? Terdiri dari 5 dusun
Batas Wilayah?
Luas Wilayah?
Tanah pekarang
Tanah Pesawahan
Tanah Perkebunan

Tinjauan Topografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Kuripan adalah daerah dataran rendah yang tidak berbukit-bukit, dengan ketinggian dari permukaan laut : .... Iklim Desa adalah iklim tropis dengan 2 ( dua ) musim. Musim Hujan dan Musim Kemarau

Tinjauan Potensi Desa 
Sumber daya alam, lahan/tanah pertanian yang cukup luas, dan sangat subur dan hijauan pakan ternak yang mencukupi sehingga saat potensial untuk peternakan kambing atau sapi. Disamping juga sumber daya air yang telah dimanfaatkan untuk air bersih pedesaan dan perikanan
Sumber daya manusia, jumlah penduduk yang cukup banyak dengan usia produktif yang terdidik dan terampil
Sarana Prasarana yang telah ada jalan desa, jalan dusun, jalan usaha tani, gedung sekolah, posyandu, polindes
Sarana produksi pertanian dan sarana industri rumah tangga seperti pengolahan hasil panen, mesin pengolahan karet, bengkel, lembaga pelatihan dan kursus-kursus
Letak geografis yang strategis, budaya dan sektor perkebunan terhampar luas sehingga menjadi potensial untuk dikembangkan bagi sektor pariwisata

Tinjauan Pemekaran Desa
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa syarat minimal pemekaran desa yaitu 1000 jiwa atau 200 Kepala Keluarga (KK). Jika dikaitkan dengan jumlah pendudu, maka desa Kuripan yang mencapai ..... jiwa, maka rasionalisasinya desa ini sudah/belum memenuhi syarat dipecah menjadi 2 desa

Tulisan ini masih rintisan, menunggu kelengkapan data. Bagi para pengunjung yang mengetahui data-data tentang desa ini, mohon kiranya dituliskan pada komentar di blog ini, terima kasih atas kunjungannya

Puskesmas Muara Emberung

PUSKESMAS MUARA EMBURUNG Alamat : Jalan Desa Muara Emburung Desa Muara Emburung, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim,  Pr...